Menu Content/Inhalt
Custom Search
Blok Artikel arrow Bahasan arrow Misteri Puasa Sebagai Penyembuh Penyakit
125x125 Banner Square JagoanStore

Polling

Apakah Anda Mengalami Gangguan ini ?
 

Newsflash

ShoutMix chat widget
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday123
mod_vvisit_counterYesterday595
mod_vvisit_counterThis week1924
mod_vvisit_counterThis month4599
mod_vvisit_counterAll days234904
Members: 4104
News: 255
Web Links: 0
We have 20 guests and 1 member online

Konseling

Pertanyaan
Jawaban

Login Form






Lost Password?
No account yet? Register

Syndicate

Misteri Puasa Sebagai Penyembuh Penyakit PDF Print E-mail
Written by Ghoib Ruqyah Syar'iyyah   
Thursday, 27 August 2009
Misteri Puasa Sebagai Penyembuh Penyakit
 
  Meski tujuan puasa untuk menjadikan orang bertakwa, tetapi para ahli kesehatan menemukan bahwa pada diri orang yang sedang berpuasa terdapat sekitar 600 miliar sel dalam dirinya yang sedang berproses dan menghimpun sebuah pertahanan hidup. Inilah yang menjadikan puasa menghasilkan sebuah efek pusaran kekuatan yang luar biasa bagi tubuh. Kekuatan pusaran inilah yang salah satunya digunakan sebagai obat penawar dari berbagai penyakit dalam tubuh manusia. Bahkan negata Jepang, Korea, China, Prancis dan Amerika telah mendirikan sanatorium "puasa" sebagai tempat pengobatan dan terapi kesehatan.

Berikut dampak kekuatan energi pusaran puasa terhadap berbagai penyakit manusia:

 

1.      Membebaskan tubuh dari racun, kotoran dan ampas

Dengan berpuasa suplai makanan yang masuk, penumpukan racun, kotoran dan sampah (feses, urine, CO2, keringat) akan terbatas. Sehingga tubuh mempunyai keseimbangan antara suplai racun-sampah dan gizi. Maka tepatlah apa yang disabdakan Rasulullah SAW, "Berhentilah sebelum kamu kenyang, dan janganlah kamu makan sebelum kamu lapar." Karena, ketika makanan menumpuk melebihi takaran, maka sarisari makanan akan menumpuk diusus. Sehingga terjadilah sembelit. Dan tinja yang berisi racun dan sampah itu kemudian diserap dalam tubuh. Inilah yang menjadikan sumber penyakit.

 

2.      Menambah sel darah putih dan meningkatkan daya tahan tubuh

Menurut hasil penelitian Universitas Osaka, Jepang (1930). Setelah memasuki hari ke-7 berpuasa, jumlah sel darah putih dalam tubuh akan meningkat pesat. Sehingga secara otomatis setiap orang yang berpuasa akan mempunyai antibody yang semakin hebat untuk melawan berbagai penyakit.

Dan dari sanatorium Amerika, mengenai terapi puasa terhadap tikus putih, ternyata tikus yang berpuasa dapat terhindar dari penyakit kanker.

Sementara para peneliti Taiwan menyebutkan, bahwa sel darah putih yang dihasilkan saat berpuasa berfungsi sebagai penetrasi kanker dan penghancur sel-sel kanker. Inilah yang akhirnya diproduksi menjadi vaksin kanker.

 

3.      Meningkatkan daya serap makanan

Berdasarkan ilmu gizi, dengan beristirahatnya alat-alat pencernaan, orang yang berpuasa akan menyerap gizi hingga 85%. Ini berarti mengalami peningkatan 250% dari hari-hari tanpa puasa (35%). Sehingga gizi makanan tak terbuang percuma. Rasulullah SAW bersabda, "Lambung itu pangkal segala penyakit, dan memeliharanya adalah pangkal pengobatan."

 

4.      Membuat kulit lebih sehat berseri

Pada saat berpuasa, maka seluruh cadangan energi yang tersimpan di organ tubuh serta sel penyimpannya akan dikeluarkan. Peristiwa ini lazim disebut peremajaan sel. Sehingga tak mengherankan jika orang yang sering berpuasa justru akan kelihatan lebih segar dan lembut. Dan itulah hikmah sabda Nabi SAW yang menganjurkan untuk segera berbuka puasa dan mengawalinya dengan kurma atau buah-buahan dan minuman yang manis.

 

5.      Memperbaiki fungsi hormon dan organ tubuh

Puasa mengendalikan hormon testeron dan kelenjar endokrin. Sehingga orang biasa cepat marah, sedih dan cemas, akan berkurang atau berhenti. Selain itu puasa akan mengontrol keteraturan ritme kerja organ-organ tubuh. Seperti; lambung, ginjal, lever akanmempunyai interval ritm tertentu. Maka hakekat berpuasa bukan pamer dan unjuk kekuatan lapar, melainkan mengatur ritmr makan. "Bersahurlah kamu walaupun hanya seteguk air."

 

6.      Meningkatkan fungsi susunan syaraf pusat

Dengan niat keikhlasan, kepasrahan dan ketulusan, orang yang berpuasa akan menjadikan susunan syaraf dalam kondisi tenang, seimbang dan rileks. Kondisi ini akan mengembalikan fungsi fisiologis susunan syaraf pusat. Sehingga syaraf lebih bisa mengontrol dari dari gangguan informasi luar yang biasanya merugikan keseimbangan tubuh  manusia. Bahkan temuan terakhir di kedokteran jiwa, membuktikan bahwa puasa dapat meningkatkan derajat perasaan atau emosional quetiont (EQ).

 

Beberapa penyakit yang dapat diatasi dengan puasa:


  • Pengerasan dan Penyempitan Pembuluh Darah
  • Tekanan Darah Tinggi
  • Kanker Hati Dan Lambung
  • Diabetes
  • Hepatitis
  • Pendarahan Otak
  • Epilepsy
  • Sulit Tidur
  • Radang Tenggorokan, Hidung, Amandel, Kandung Kemih Usus Kronis Dan Persendian
  • Nyeri Syaraf Dan Lambung
  • TBC
  • Bronkhitis Kronis
  • Asma
  • Flu
  • Ginjal
  • Batu Empedu
  • Malaria
  • Kolesterol Tinggi
  • Desentri
  • Stroke
  • Keracunan Alkohol, Nikotin, Logam Berat, Obat
  • Tumor Leher Ovarium
  • Wasir
  • Mag

 

Sumber : "Puasa itu Sehat". Hembing W. Kusuma

Comments
Add New Search RSS
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

Last Updated ( Tuesday, 01 September 2009 )
 
< Prev   Next >