Popular
- Mimpi Bertemu Ular, Jodoh Sudah Dekat?
- Dukun Generasi Kelima Pengikut Nyi Roro Kidul
- Ajian Pemanggil Roh
- Pertolongan Pertama Pada Kesurupan Jin
- Antara Ilmu Hitam dan Ilmu Putih
- 12 Tahun Aku ‘Disiksa’ Jin Calon Mertua
- Jimat “Pelet” Penyambung Putus Cinta
- Mengunci Lapangan Bola dengan Pagar Ghaib
- Terapi Ruqyah dan Kedokteran Modern
- PENGOBATAN ala RASULULLAH SAW
- Saya Gagal Dakwah dengan Cara Perdukunan
- Rambu-rambu Ikhtiar dalam Islam
- Wiridan Dua Juta Kali?
- SEJARAH PERDUKUNAN DARI MASA KE MASA
- Uang Sering Hilang Dicuri Tuyul
| Misteri Puasa Sebagai Penyembuh Penyakit |
|
|
|
| Written by Ghoib Ruqyah Syar'iyyah | ||||||||
| Thursday, 27 August 2009 | ||||||||
|
Misteri Puasa Sebagai Penyembuh Penyakit Meski tujuan puasa untuk menjadikan orang bertakwa, tetapi para ahli kesehatan menemukan bahwa pada diri orang yang sedang berpuasa terdapat sekitar 600 miliar sel dalam dirinya yang sedang berproses dan menghimpun sebuah pertahanan hidup. Inilah yang menjadikan puasa menghasilkan sebuah efek pusaran kekuatan yang luar biasa bagi tubuh. Kekuatan pusaran inilah yang salah satunya digunakan sebagai obat penawar dari berbagai penyakit dalam tubuh manusia. Bahkan negata Jepang, Korea, China, Prancis dan Amerika telah mendirikan sanatorium "puasa" sebagai tempat pengobatan dan terapi kesehatan.
Berikut dampak kekuatan energi pusaran puasa terhadap berbagai penyakit manusia:
1. Membebaskan tubuh dari racun, kotoran dan ampas Dengan berpuasa suplai makanan yang masuk, penumpukan racun, kotoran dan sampah (feses, urine, CO2, keringat) akan terbatas. Sehingga tubuh mempunyai keseimbangan antara suplai racun-sampah dan gizi. Maka tepatlah apa yang disabdakan Rasulullah SAW, "Berhentilah sebelum kamu kenyang, dan janganlah kamu makan sebelum kamu lapar." Karena, ketika makanan menumpuk melebihi takaran, maka sarisari makanan akan menumpuk diusus. Sehingga terjadilah sembelit. Dan tinja yang berisi racun dan sampah itu kemudian diserap dalam tubuh. Inilah yang menjadikan sumber penyakit.
2. Menambah sel darah putih dan meningkatkan daya tahan tubuh Menurut hasil penelitian Universitas Osaka, Jepang (1930). Setelah memasuki hari ke-7 berpuasa, jumlah sel darah putih dalam tubuh akan meningkat pesat. Sehingga secara otomatis setiap orang yang berpuasa akan mempunyai antibody yang semakin hebat untuk melawan berbagai penyakit. Dan dari sanatorium Amerika, mengenai terapi puasa terhadap tikus putih, ternyata tikus yang berpuasa dapat terhindar dari penyakit kanker. Sementara para peneliti Taiwan menyebutkan, bahwa sel darah putih yang dihasilkan saat berpuasa berfungsi sebagai penetrasi kanker dan penghancur sel-sel kanker. Inilah yang akhirnya diproduksi menjadi vaksin kanker.
3. Meningkatkan daya serap makanan Berdasarkan ilmu gizi, dengan beristirahatnya alat-alat pencernaan, orang yang berpuasa akan menyerap gizi hingga 85%. Ini berarti mengalami peningkatan 250% dari hari-hari tanpa puasa (35%). Sehingga gizi makanan tak terbuang percuma. Rasulullah SAW bersabda, "Lambung itu pangkal segala penyakit, dan memeliharanya adalah pangkal pengobatan."
4. Membuat kulit lebih sehat berseri Pada saat berpuasa, maka seluruh cadangan energi yang tersimpan di organ tubuh serta sel penyimpannya akan dikeluarkan. Peristiwa ini lazim disebut peremajaan sel. Sehingga tak mengherankan jika orang yang sering berpuasa justru akan kelihatan lebih segar dan lembut. Dan itulah hikmah sabda Nabi SAW yang menganjurkan untuk segera berbuka puasa dan mengawalinya dengan kurma atau buah-buahan dan minuman yang manis.
5. Memperbaiki fungsi hormon dan organ tubuh Puasa mengendalikan hormon testeron dan kelenjar endokrin. Sehingga orang biasa cepat marah, sedih dan cemas, akan berkurang atau berhenti. Selain itu puasa akan mengontrol keteraturan ritme kerja organ-organ tubuh. Seperti; lambung, ginjal, lever akanmempunyai interval ritm tertentu. Maka hakekat berpuasa bukan pamer dan unjuk kekuatan lapar, melainkan mengatur ritmr makan. "Bersahurlah kamu walaupun hanya seteguk air."
6. Meningkatkan fungsi susunan syaraf pusat Dengan niat keikhlasan, kepasrahan dan ketulusan, orang yang berpuasa akan menjadikan susunan syaraf dalam kondisi tenang, seimbang dan rileks. Kondisi ini akan mengembalikan fungsi fisiologis susunan syaraf pusat. Sehingga syaraf lebih bisa mengontrol dari dari gangguan informasi luar yang biasanya merugikan keseimbangan tubuh manusia. Bahkan temuan terakhir di kedokteran jiwa, membuktikan bahwa puasa dapat meningkatkan derajat perasaan atau emosional quetiont (EQ).
Beberapa penyakit yang dapat diatasi dengan puasa:
Sumber : "Puasa itu Sehat". Hembing W. Kusuma
Powered by !JoomlaComment 3.26
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved." |
||||||||
| Last Updated ( Tuesday, 01 September 2009 ) | ||||||||
| < Prev | Next > |
|---|

















