|
Written by Ghoib Ruqyah Syar'iyyah
|
|
Friday, 16 March 2012 |
Anak Saya Korban Was-was Syetan Anak melawan orangtua? Nampaknya sulit dipercaya. Tapi demikianlah kenyataannya. Berbagai media memberitakan kekerasan yang dilakukan seorang anak kepada orangtuanya. Bahkan ada yang tega membunuh orang yang telah melahirkan dan membesarkannya. Naudzubillah. Namun sayang, tidak banyak orang yang mengaitkan kenakalan anak itu dengan jin. Hingga penyelesaiannya pun berlarut-larut. Padahal, sangat dimungkinkan kenakalan anak itu akibat gangguan jin dalam dirinya. Meski dengan alas an yang berbeda-beda. Seperti kisah Ibu Han. Bertahun-tahun ia harus mengepel, mencuci, atau mengelap buku anaknya tanpa alas an yang jelas. Ibu Han menuturkan kisahnya kepada Majalah Ghoib di rumahnya.
|
|
Last Updated ( Friday, 16 March 2012 )
|
|
Read more...
|
|
Written by Ghoib Ruqyah Syar'iyyah
|
|
Thursday, 27 October 2011 |
|
Setelah Dua Tahun Antipati Dengan Ruqyah Syar’iyyah Tidak cepat berputus asa. Itulah kunci keberhasilan dalam berbagai hal. Termasuk mencari kesembuhan akibat gangguan jin. Ruqyah bukan permainan sulap. ‘Sim Salabim’ langsung sembuh. Ada dinamika tersendiri yang harus dipahami. Terkadang gangguan syetan semakin meningkat setelah menempuh jalur ruqyah syar’iyyah. Seperti kisah Alan (nama samaran, usia 26 tahun) yang sempat mundur dari jalur ruqyah syar’iyyah. Alan menuturkan kisahnya kepada Majalah Ghoib di Jakarta. Berikut kisahnya.
|
|
Last Updated ( Thursday, 27 October 2011 )
|
|
Read more...
|
|
Written by Ghoib Ruqyah Syar'iyyah
|
|
Friday, 13 May 2011 |
Tubuhku Berbau Busuk Setelah Keluar dari ‘Pengajian’ Empat belas abad Islam tegak di muka bumi. Sebuah rentang waktu yang panjang sehingga melahirkan pemahaman dan penafsiran baru terhadap ajaran agama. Seringkali pemahaman dan penafsiran baru tersebut tidak sejalan dengan apa yang digariskan Rasulullah SAW. karena itu, berhati-hatilah dalam menentukan pilihan di mana dan kepada siapa harus memperdalam ilmu agama agar tidak menyesal di kemudian hari. Seperti yang dialami Nurmala (nama samaran), bukan ketenangan yang ia dapatkan, tapi justru penderitaan yang tiada terperikan. Tubuhnya mengeluarkan bau busuk laksana sampah. Ia menuturkan kisahnya kepada Majalah Ghoib. Berikut petikannya.
|
|
Last Updated ( Friday, 13 May 2011 )
|
|
Read more...
|
|
Written by Ghoib Ruqyah Syar'iyyah
|
|
Friday, 15 April 2011 |
|
Divonis Mati karena Kanker Otak ‘Musibah membawa hidayah’ ungkapan yang tepat untuk menggambarkan perjalanan hidup Zulaihah. Penderita kanker otak yang diperkirakan dokter hanya bertahan empat tahun. Baying-bayang ketakutan menjemput ajal, menggiringnya menemukan ketenangan batin. Suatu kenikmatan yang diperoleh setelah melewati jalan berliku. Kini, setelah perkiraan dokter tinggal dalam hitungan hari, Zulaihah sembuh dari derita kanker otak. Setelah mengikuti terapi ruqyah yang islami. Dengan ditemani Ali, suaminya, ia menuturkan kisahnya kepada Majalah Ghoib di Tanjung Priuk, Jakarta Utara. Berikut petikannya.
|
|
Last Updated ( Friday, 15 April 2011 )
|
|
Read more...
|
|
Written by Ghoib Ruqyah Syar'iyyah
|
|
Thursday, 10 February 2011 |
|
Dirayu Jin yang Menyerupai Suami Jin memiliki perasaan cinta? Ya, memang demikian. Karena mereka adalah makhluk yang berkembang biak seperti halnya manusia. Kian hari jumlah mereka kian banyak. Bila rasa cinta tersebut terjadi sesama mereka, tentu hal ini tidak menjadi masalah. Tapi rasa cinta akan membawa bencana bila ada jin yang mencintai manusia. Seperti yang dialami Siska (nama samaran). Ia pun pingsan sesaat setelah mengetahui bahwa jin menyerupai suaminya. Dengan didampingi suaminya, ia menuturkan kisahnya kepada Majalah Ghoib di Bogor. Berikut petikan kisahnya.
|
|
Last Updated ( Friday, 11 February 2011 )
|
|
Read more...
|
|
Written by Ghoib Ruqyah Syar'iyyah
|
|
Monday, 17 January 2011 |
Satu Bulan Lamanya Saya Dantui Kematian Kematian adalah suatu kepastian. Seperti hukum matematika. Tak seorangpun dapat lepas dari suratan ini. Burung elang yang bebas berkelana menjelajah jagad raya suatu saat juga akan jatuh dan terkapar di atas tanah. Tak ubahnya seperti manusia. Bila demikian, haruskah seseorang takut kepada kematian sedemikian rupa hingga di luar batas kewajaran? Seperti kisah Silfi, seorang karyawan swasta asal Bangka Belitung. Ia menuturkan kisahnya kepada Majalah Ghoib di Jakarta. Berikut petikannya.
|
|
Last Updated ( Monday, 17 January 2011 )
|
|
Read more...
|
|
|
Written by Ghoib Ruqyah Syar'iyyah
|
|
Wednesday, 15 December 2010 |
|
Maksud Hati Berdzikir, Ternyata Jin yang Saya Dapat Wiridan sih sah-sah saja. Bahkan wirid sendiri sangat dianjurkan dalam Islam. tentunya, selama hal itu tidak bertentangan dengan ajaran Rasulullah. Lain halnya bila wiridan itu diembel-embeli dengan puasa beberapa hari atau ritual tertentu lainnya. Buka apa-apa. Maksud hati ingin memperoleh ketenangan batin, tapi yang didapat justru sebaliknya. Diikuti oleh jin yang mengaku sebagai khadam. Istilah lain untuk pembantu atau pelayan dari bangsa jin. Inilah kenyataan yang idalami oleh Firmansyah (23 tahun), pemuda asli Betawi. Pemuda ini mengkisahkan pengalamannya kepada Majalah Ghoib di rumahnya Menteng, Jakarta Selatan.
|
|
Last Updated ( Wednesday, 15 December 2010 )
|
|
Read more...
|
|
|
Written by Ghoib Ruqyah Syar'iyyah
|
|
Thursday, 18 November 2010 |
|
Empat Anakku Disihir Dukun Sebelah Rumahku Hati-hatilah dengan tetangga. Itulah pesan singkat yang ingin disampaikan pada kesaksian ini. Kisah seorang ibu yang harus merelakan keluarganya hidup dalam ketidaktenangan. Hanya karena masalah sepele. Ia meminta buah alpukat yang menjulur ke rumahnya. Tapi apa yang terjadi? Sungguh di luar perkiraan. Ia dan keluarganya hidup dalam ketidaktenangan. Ibu Rifda menuturkan kisahnya kepada Majalah Ghoib di Jakarta. Berikut petikannya.
|
|
Last Updated ( Thursday, 18 November 2010 )
|
|
Read more...
|
|
|
Written by Ghoib Ruqyah Syar'iyyah
|
|
Tuesday, 26 October 2010 |
Aku Mampu Menerawang Perselingkuhan Suamiku Senjata makan tuan. Itulah pepatah yang menggambarkan kehidupan Monika (32) seorang artis ibukota. Sebagai seorang ahli terawangan, ia biasa menerawang masa depan atau apa yang sedang terjadi di tempat lain. Juga dengan ilmu terawangan, jin yang dikirim untuk menjaga suaminya, menggambarkan dengan jelas, bagaimana perselingkuhan suaminya terjadi. Dari detik ke detik. Sebuah pemandangan yang sangat menyakitkan. Monika menuturkan kisahnya kepada Majalah Ghoib di Bekasi. Berikut kisahnya.
|
|
Last Updated ( Tuesday, 26 October 2010 )
|
|
Read more...
|
|
|
Written by Ghoib Ruqyah Syar'iyyah
|
|
Tuesday, 21 September 2010 |
|
Kutemukan Makna Hidup Setelah Diruqyah di Malam I’tikaf Akhir Ramadhan Saya Muhammmad Kuwat (bukan nama asli) anak bungsu dari lima bersaudara, lahir di kota tua bekas Kerajaan Mataram lslam Kotagede Yogyakarta 33 tahun yang lalu. Keluarga dan lingkungan saya cukup agamis. Saya tinggal di sebelah barat mushalla kecil yang berbilik bambu. Di situlah saya belajar mengaji dari seorang guru. Kini mushalla itu sudah berubah menjadi sebuah masjid megah yang pernah diresmikan oleh Ketua PP. Muhammadiyah KH. AR. Fahruddin (almarhum) di awal tahun 90-an.
|
|
Read more...
|
|
|
Written by Ghoib Ruqyah Syar'iyyah
|
|
Tuesday, 17 August 2010 |
|
Dikejar-Kejar Hantu, karena Belum Melaksanakan Nadzar Jangan melarikan diri dari nadzar, saat kesempatan untuk melaksanakannya tela terbuka. Karena nadzar itu hutang. Sekali hutang, tetaplah hutang sebelum terbayar. Sampai kapanpun. Begitulah intisari kesaksian Dasiman (seorang pegawai negeri sipil) kali ini. Dua bulan lamanya, ia menerima konsekuensi dari nadzar yang belum dilaksanakannya sejak dua puluh tahun yang lalu. Berikut petikannya.
|
|
Last Updated ( Tuesday, 17 August 2010 )
|
|
Read more...
|
|
|
Written by Ghoib Ruqyah Syar'iyyah
|
|
Monday, 05 July 2010 |
|
Sakit Kulit Setelah 7 Tahun Menjalin Cinta Pacaran, di zaman sekarang dianggap sesuatu yang lumrah dan wajar saja. Seorang anak yang tumbuh remaja dan belum mempunyai pacar dianggap sebagai anak yang kurang bergaul dan tidak laku. Padahal keburukan yang tersembunyi di balik racun asmara tersebut lebih mengerikan daripada manisnya. Disamping balasan atas pelanggaran norma agama, kesengsaraan dan penderitaan akibat pacaran juga tidak terhitung banyaknya. Seperti yang dialami Meilawati, seorang perawat yang mengalami gangguan alergi kulit akibat putus pacaran di tengah jalan. Orang yang selama ini diharapkan menjadi pendamping hidupnya justru telah mengirimnya guna-guna. Meilawati menuturkan kisahnya kepada Majalah Ghoib di Cibubur. Berikut kisahnya.
|
|
Last Updated ( Wednesday, 07 July 2010 )
|
|
Read more...
|
|
|
|
<< Start < Prev 1 2 Next > End >>
|
| Results 1 - 17 of 26 |